Minggu, 26 Juli 2015

Saat Ini.. Hanya saat ini...

Saat ini, hanya saat ini..
Entah esok kan seperti apa, bagaimana..
Hanya saat ini..
Aku, terengah.. Tak percaya mungkin, kecewa? Bisa jadi demikian..
Saat itu aku hanya bisa terduduk, tertegun, meski akupun tahu sesungguhnya apa maksud dari semuanya..
Sempat, aku merasa aku begitu sakit.. Ku coba resapi, sakitkah? Memang iya..
Sempat, aku merasa aku begitu kecewa.. Ku coba resapi, kecewakah? Memang iya..
Aku kembali tanyakan pada diri, kufikirkan apa arti dari semua ini..
Mungkin Allah tengah menegur hambaNya ini, mengapa pula harus terus seperti ini...
Lagi dan lagi seperti ini..
Namun yang aku sadari, dibalik teguranNya, masih terselip Cinta dariNya untukku, rasa yang diberikan, justru begitu menguatkan..
Ya, karena memang sesungguhnya Allah berikan kita hati, perasaan, cinta dan kasih sayang, bukanlah untuk menjadikan kita lemah.. Melainkan menguatkan kita... Bukan tuk membuat kita takut, melainkan segan yang jelas terlihat takut dan segan berbeda artinya... Mungkin itu yang membuatku masih tetap bertahan...
Kuatlah...!!! Karena, saat ini, ya saat ini.. Aku masih percaya, Cinta itu ada...
Cinta yang baik, Cinta yang tepat, untuk mereka yang baik dan tepat pula... Cinta bukan hanya sekedar pencitraan semata... Semoga, Cinta kita termasuk Cinta yang di ridhoi-NYA.. amien yaa robbal'alamin..

#Catwo17

Rabu, 17 Juni 2015

Sabar.. Sederhana :)

Buat sesederhana mungkin, ikuti setiap langkah dalam skenario cinta-NYA, bersabarlah, tunda kesenangan sesaat untuk kebahagiaan yang kekal kelak.. semoga Allah ta'ala senantiasa mencurahkan rasa Cinta-Nya kepada kita. Amien Yaa Robbal'alamin..

Jumat, 15 Mei 2015

GROUP TASK 1



ISLAMIC ECONOMIC SYSTEM
SOLUTIONS WORLD ECONOMY

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Bahasa Inggris
Dosen : Dewi Liliasari, M.Pd.
BBC.jpg
















Disusun Oleh

Agus Kholik
Desi Maniar Fitriana
Shohibudin
Yeni Nurhidayanti







Semester : II
Kelas : Ekonomi Syari’ah Sabtu – Minggu ( Siang )

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
BUNGA BANGSA CIREBON
PRODI EKONOMI SYARI’AH
TAHUN 2014/2015


ISLAMIC ECONOMIC SYSTEM
SOLUTIONS WORLD ECONOMY


Islamic Economic Sense
Islamic economics is the study of human economic behavior is behavior governed by rules based on the religion of Islam and monotheism , as summarized in the pillars of faith and the pillars of Islam .
Islam is a system Economi World Economic Solutions .
Yes, that's right for us to say to the Islamic economy , due to the development of Islamic economics has how the economy should be managed by the community and the government , in various parts of the world that have been proven and implemented economic sitem Islamic religion based on the teachings of Islam , Al - Quran and As - sunnah . And the Islamic economic system has been demonstrated by several countries in the world such as Europe that Britons in the 2000s current progress for implementing Islamic economics , and so also in many countries of this part of the world that has experienced very rapid progress in the economy . And this is a growing alternative downs capitalist reputation in European countries . And the question now is whether we are still using conventional economics really can not solve the economic problems until now? When linked with the Islamic economic system world can still be saved from the crisis that hit the world this time , because Islam is the only religion that  that regulate all aspects of human life and the universe, therefore we should be just Islamic economics because Islamic economic teachings of the principles of the religion of Islam , Al - Quran and as- sunnah .

The Basic Principles Of Islamic Economics
                                          
a. Private Property And Its Limits
In this case Islam does not divide the property ownership to the production and consumption or produce or not produce . But differentiated the criteria are lawful or unlawful , and issued to track halal and haram .

b . Distributive Justice
 Build a system that is equitable distribution of the same distribution of wealth .

c . Social Rights
Social rights to the wealth of individuals in a variety of forms . One of them , namely , providing assistance to relatives who can not make ends meet . The goal eliminates selfish and miserly .

d . Alms
Compulsory levies prescribed by Islam is zakat . Ie levies drawn through the accumulated treasure trade , all kinds of business , agriculture , production , and livestock . The goal is to create a fund to help the economy to a class Mustahiq .




e . Inheritance Law
Inheritance law is essentially to distribute the assets owned by the deceased . The first row and the heir is the mother , father , wife and children . Further brother men and women . The third kin to the deceased . Then the estate of the deceased is distributed Islamic inheritance law .
The role of labor , capital and management of In case of injustice in the transaction , the law should not only intervene , but lead to regulatory fairness profit distribution between capital , labor , and management .

g . Zakat And Social Welfare
 Shodakoh ie zakat purposes and to cater for the social welfare .

h . Riba -Free Economy
Because usury was forbidden to all operations in the economic system .

i . The Relationship Between Economic , Political , And Social Rules
 This relationship can not be separated because it is a system that arises from faith referred to God and His messenger . From the above presentation that Islam is the solution of economic problems of the world economy that has been demonstrated by the countries of Europe which has long used the capitalist system and until now , has started implementing Islamic finance has also been officially recognized by the World Bank and make it as a priority area in the financial sector program . The preferred implementation by governments of European countries to address social problems in the country .




VOCABULARY
1.       Behavior                              : kelakuan, tingkah laku.
2.       Case (keis)                          : kasus, kotak, peti.
3.       Cater (keite)                      : melayani.
4.       Deceased                            : almarhum.
5.       Divide (de’vaid)                               : pembagi, membagi, bercabang.
6.       Due (duw)                          : hak, seharusnya.
7.       Equitable (‘kwitebl)        : patut, pantas.
8.       Faith (feith)                        : kepercayaan.
9.       Fairness                               : kejujuran, keadilan, kewajaran.
10.   Fund (fand)                        : dana.
11.   Further (‘fe:the)              : lebih jauh, selanjutnya.
12.   Hit                                          : pukulan, sukses, memukul.
13.   Labor (‘leibar)                    : tenaga kerja, buruh.
14.   Pillar (‘pile)                         : tiang, sendi.
15.   Rapid (rae pid)                  : cepat.
16.   Recognized                         : mengakui, mengenal.
17.   Regulate (regyuleit)        : mengatur.
18.   Role (reul)                           : peran, peranan.
19.   Sense (sens)                      : Pengertian, rasa, arti.
20.   Several (‘sevrel)               : beberapa.
21.   Solve (solv)                         : memecahkan.
22.   Therefore                           : oleh karena itu.
23.   Variety                                                 : macam, keserbaragaman.
24.   Various                                 : bermacam-macam.
25.   Wealth (welth)                                 : kekayaan.


ACTIVE & PASSIVE VOICE

1.       Passive :
The economy should be managed by the community and the government.
       Active :
            The community and the government should  manage the economy.
2.      Passive :
The Islamic economic system has been demonstrated by several countries in the world.
Active :
Several countries in the world has demonstrated the Islamic economc system.

Positive Thinking..!!

Ada yang mengatakan, banyak orang baik di dunia ini.. Dan memang tak ada yang dinamakan orang jahat, mungkin hanya suatu kebaikan yang tertunda, seperti hal nya gagal, adalah kesuksesan yang tertunda.. Namun, saat kita percayai orang itu baik.. maka baiklah dia. Juga sebaliknya.
Dan ingat, hanya ada "satu" orang yang TEPAT "diantara" orang-orang (BAIK) itu...

#CatwoYeniw17

Minggu, 26 April 2015

KARYA TULIS ILMIAH - MODUL


PASAR PERSAINGAN ASEAN 
Oleh : Yeni Nurhidayanti

A.       Pendahuluan
Modul ini merupakan salah satu materi pembelajaran dari mata kuliah Karya Tulis Ilmiah yang dipelajari di jurusan Ekonomi Syari’ah. Dalam modul ini diuraikan tentang pengertian pasar bebas Asean.
Modul tentang pasar bebas Asean akan mengantarkan pembaca pada pemahaman yang memadai tentang hakekat pasar persaingan Asean.
Kegiatan ini dapat menjadi permulaan untuk memahami konsep-konsep pasar persaingan yang perlu dipelajari dalam ekonomi dasar, khususnya tentang karakteristik produk, sifat permintaan, hambatan perdagangan, tujuan manajemen, dan sasaran ekspansi juga mempengaruhi keputusan pemilihan cara masuk. Produk-produk berukuran besar dengan nilai jual rendah, sebagai umpama, membutuhkan lokasi produksi yang dekat dengan pasar disebabkan biaya pengirimannya sekalipun biaya ini dapat diimbangi oleh skala ekonomis produksi.

B. Kompetensi Dasar
Mengetahui pengertian pasar bebas Asean .
C. Kemampuan Akhir yang Diharapkan
  1. Mahasiswa dapat menganalisis pasar persaingan Asean
  2. Mahasiswa dapat memiliki bisnis sendiri maupun kerjasama
  3. Mahasiswa dapat ikut bersaing dalam pasar perekonomian Asean

D. Kegiatan Belajar 1
Pengertian Pasar Bebas ASEAN
1.  Uraian dan Contoh
Pasar bebas adalah pasar ideal, di mana seluruh keputusan ekonomi dan aksi oleh individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa adalah sukarela.
Ekonomi Pasar bebas adalah ekonomi di mana pasar relatif bebas. Pasar bebas diadvokasikan oleh pengusul ekonomi liberalisme.
 
Banyak perusahaan menjalankan pemasaran internasional selama beberapa dekade, perusahaan-perusahaan seperti Nestle, Shell, Buyer, dan Toshiba telah dikenal di seluruh dunia selama bertahun-tahun. Akan tetapi persaingan global semakin kuat ketika perusahaan baru ikut masuk dalam panggung internasional. Terobosan pemasaran “Samsung” menggambarkan peningkatan pesat perusahaan tersebut ke jenjang pasar global.

Meskipun beberapa bisnis AS mungkin ingin menghilangkan pesaing asing melalui undang-undang tertentu, cara yang lebih baik untuk bersaing adalah terus memperbaiki produk di dalam negeri dan berekspansi ke pasar asing. Dalam industry global (global industry), posisi strategis di pasar geografis atau nasional utama dipengaruhi oleh keseluruhan posisi global mereka. Perusahaan global (global firm) beroperasi di lebih dari satu Negara dan mempunyai keunggulan R&D, produksi, logistik, pemasaran, dan keuangan yang tidak dimilki oleh pesaing domestik murni.
Bagi perusahaan dengan ukuran atau jenis apapun yang ingin mendunia, mereka harus mengambil sederet keputusan, seperti :

Memutuskan Untuk Berekspansi Ke Luar Negeri   ——>   Memutuskan Pasar Mana Yang Akan Dimasuki   ——>  Memutuskan Cara Memasuki Pasar   ——>  Memutuskan Program Pemasaran —–>  Memutuskan Organisasi Pemasaran.

2.   Latihan
a.  Jawablah latihan soal di bawah ini sesuai petunjuk!
1) Apakah yang dimaksud dengan pasar bebas Asean?
2) Sebutkan beberapa contoh perusahaan yang telah menjalankan pemasaran Internasional?
3) Apa keunggulam dari perusahaan global yang beroperasi di lebih dari satu negara?
4) Sebutkan beberapa keputusan yang harus diambil oleh perusahaan yang ingin mendunia?
5) Apa itu kepanjangan ASEAN?

b.  Petunjuk Latihan
Untuk menjawab latihan soal di atas silahkan membaca kegiatan belajar 1 tentang pengertian pasar bebas asean yang diuraikan pada kegiatan belajar di atas.

3.        Rangkuman
Pasar bebas adalah pasar ideal, di mana seluruh keputusan ekonomi dan aksi oleh individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa adalah sukarela. Banyak perusahaan menjalakan pemasaran internasional selama beberapa dekade, perusahaan-perusahaan seperti Nestle, Shell, Buyer, dan Toshiba. Perusahaan global (global firm) beroperasi di lebih dari satu Negara dan mempunyai keunggulan R&D, produksi, logistik, pemasaran, dan keuangan yang tidak dimilki oleh pesaing domestik murni.
Bagi perusahaan dengan ukuran atau jenis apapun yang ingin mendunia, mereka harus mengambil sederet keputusan, seperti :
Memutuskan Untuk Berekspansi Ke Luar Negeri   ——>   Memutuskan Pasar Mana Yang Akan Dimasuki   ——>  Memutuskan Cara Memasuki Pasar   ——>  Memutuskan Program Pemasaran —–>  Memutuskan Organisasi Pemasaran.
 
DAFTAR PUSTAKA